Politeknik Lhokseumawe

Fungsi dan Tugas Satuan Penjaminan Mutu PNL

SPM-PNL berfungsi menyusun standar mutu program dan kegiatan Politeknik Negeri Lhokseumawe, selain fungsi dan tugas yang diatur di dalam (Statuta PNL) sebagai perangkat Direktur, SPM-PNL melaksanakan fungsi dan tugas lain yang secara khusus ditetapkan oleh direktur.

Model Penjaminan Mutu PNL

SPM-PNL dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya selalu memperhatikan tata-nilai penjaminan mutu yang didasarkan kepada inovasi, kepedulian dan partisipasi, integritas dan apresiasi. Target pembangunan mutu di PNL adalah :

  • Adanya pengakuan dari komunitas internal dan eksternal terhadap hasil dari kegiatan tridarma dan manajemen kelembagaan PNL
  • Adanya kontribusi PNL dalam peningkatan daya saing bangsa.
Proses penjaminan mutu PNL didasarkan pada lima aspek utama yaitu :
  1. Indikator kinerja program dan kegiatan PNL untuk kurun waktu tertentu yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra PNL).
  2. Penjaminan mutu terhadap program dan kegiatan dilakukan secara menyeluruh pada tahapan: masukan (input), proses (process), hasil (output), keluaran (outcome), keuntungan (benefit) dan dampak (imfact).
  3. Penjaminan mutu merujuk pada pendekatan yang telah dipraktekkan di institusi/ Politeknik lain yang telah maju dan disesuaikan dengan kondisi PNL.
  4. Penjaminan mutu memperhatikan secara proporsional aspek kuantitatif dan kualitatif yang telah dicapai oleh unit kerja dan insan PNL atas sasaran target mutu yang ditetapkan untuk kurun waktu tertentu.
  5. Penjaminan mutu dilakukan dengan membangun sistem penjaminan mutu yang memuat didalamnya proses-proses penetapan; Standarisasi, Prosedur dan Pemantauan (Monitoring), Penilaian (Assessment) dan Evaluasi (Evaluation) atau PPE atas program dan kegiatan yang bermutu dan akuntabel untuk mencapai kepuasan stakeholders.

Secara operasional penjaminan mutu PNL bekerja atas dasar prinsip peningkatan mutu secara berkelanjutan. Pelaksanaan prinsip ini diperlukan adanya pemahaman, kesadaran dan komitmen bersama tentang pentingnya mutu yang dibangun melalui membangun budaya mutu (Quality Culture).

Strategi yang dijalankan untuk mencapai budaya mutu adalah :
  1. Pemberian penghargaan kepada individu atau satuan kerja yang dapat mencapai atau melampaui standar mutu yang telah ditetapkan.
  2. Mengembangkan dan memperkuat kegiatan yang bermutu.
  3. Menjamin kelangsungan produk tridarma yang unggul dengan cara diseminasi.
Metoda Kerja SPM-PNL

Pelaksanaan kegiatan-kegiatan penjaminan mutu melibatkan semua Satuan-satuan Kerja yang meliputi:

  1. Satuan Akademik, yang terdiri dari Jurusan, Program Studi, Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Administrasi Akademik
  2. Satuan Pendukung (Kekayaan & Pendanaan)
  3. Satuan Usaha Komersil yang terdiri dari: Badan Kerjasama Industri dan Inkubator Bisnis.
  4. Satuan Kesejahteraan Mahasiswa yang terdiri dari: Unit Koperasi dan Unit Asrama Mahasiswa).
  5. Satuan Pengawas Internal Politeknik Negeri Lhokseumawe (SPI-PNL).

Metoda Kerja SPM-PNL dimulai dengan penetapan standar mutu, penyusunan pedoman dan panduan pencapaiannya oleh SPM-PNL. Penetapan standar mutu dan sasaran mutu PNL dibuat dengan memperhatikan keadaan mutu aktual (baseline), Visi PNL, serta potensi sumber daya yang ada.

Standar mutu dan sasaran mutu PNL kemudian ditetapkan oleh Direktur. Kegiatan penjaminan mutu selanjutnya dilakukan dan dievaluasi sendiri oleh unit kerja bersangkutan dan dikoordinir oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) masing-masing.

Berdasarkan evaluasi diri, pemantauan serta pengawasan kepatuhan oleh SPI. SPM-PNL melakukan evaluasi terhadap standar, pedoman dan panduan yang telah ada.

Bersama GKM, melakukan proses pemantauan, penilaian dan evaluasi (PPE) terhadap pelaksanaan pencapaian standar (PPS) oleh unit kerja dan terhadap hasil pengawasan kepatuhan (PK) yang dilakukan oleh SPI-PNL.

Hasil evaluasi dari PPS, PK dan input dari stakeholders (melalui program tracer study), kemudian digunakan untuk mengembangkan standar mutu dan menyempurnakan pedoman pencapaian standar.
Proses ini dilakukan secara terus menerus dan secara periodik hingga didapat mutu yang sesuai/melampaui yang ditetapkan di dalam Visi PNL

There are no equivalents for leadership election or transaction https://writemyessay4me.org logs

QA & Monitoring and Evaluation