Politeknik Lhokseumawe
Analisis Pengaruh Variasi Sudut Antar Citra Terhadap Hasil Rekonstruksi Obyek 3D dari Citra 2D
Jurnal Litek
1693-8097
Indonesia
Buketrata Lhokseumawe
Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe.
1 tahun 2 kali
Vol. 11 No.1
Rachmawati

ABSTRAK

Rekonstruksi 3D merupakan proses untuk memperoleh kembali informasi geometri 3D dan warna. Pada penelitian

ini dilakukan rekonstruksi visual obyek tiga dimensi yang didasarkan pada teknik rekonstruksi pasif, dengan

memanfaatkan karakteristik epipolar geometri dari pasangan citra. Sebagai input hanya dibutuhkan pasangan citra

yang memiliki bagian yang bersesuaian dari sebuah obyek, dan semua parameter kamera instrinsik dan ekstrinsik

yang dibutuhkan untuk proses rekonstruksi dapat diekstrak dari citra itu sendiri. Dari hasil eksperimen untuk beda

sudut antar citra 10 0 diperoleh residual error dari hasil perhitungan matrik fundamental untuk obyek patung 9.9051

x10 -04 piksel dan akurasi hasil rekonstruksi 99,87%. Hasil pengujian variasi sudut antar citra menunjukkan bahwa

semakin besar sudut antar citra maka semakin besar error yang dihasilkan . Besarnya sudut antar citra input

mempengaruhi bentuk hasil rekonstruksi secara visualisasi, karena bagian yang bersesuaian untuk setiap

pasangan citra berbeda. Perubahan sudut objek pada citra yang baik adalah kurang dari 40 o atau sebaiknya

dibawah 20 o untuk mendapatkan error korespondensi dan reproyeksi yang kecil.

Kata Kunci : Rekonstruksi 3D, citra, DLT, fundamental matrik

Rekonstruksi 3D, citra, DLT, fundamental matrik
[ Download ]

QA & Monitoring and Evaluation